MAHASISWA JAMAN NOW HARUS KUASAI TEKNOLOGI

   Perguruan tinggi dihadapkan pada tantangan untuk mempersiapkan dan melengkapi SDM dengan kompetensi dan ketrampilan yang tepat untuk menghadapi revolusi industri ke-4 agar terus mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bangsa. Dalam menghadapi tantangan tersebut banyak cara yang bisa dilakukan. Diantaranya adalah melalui para mahasiswa yang hanya 3% dari seluruh penduduk Indonesia. Revolusi industri merupakan era otomasi dan digitalisasi. Contoh pada pabrik mobil, yang dulunya dikerjakan oleh manusia sekarang dirakit oleh robot pintar. Pendidikan di UNY akan mencetak pencipta, penguasa dan pengawas robot pintar tersebut. Demikian dikatakan Prof. Paulina Pannen, staf ahli bidang akademik Kemenristekdikti dalam pembekalan teknologi informasi dan komunikasi mahasiswa baru UNY. Lebih lanjut dikatakan bahwa digitalisasi bukan merupakan tantangan yang berat bagi mahasiswa era sekarang namun yang terpenting harus dapat memanfaatkan digitalisasi secara optimal untuk kehidupan. “Revolusi industri membawa budaya baru” kata Paulina Pannen. Diantaranya sistem pembayaran menggunakan e-money, adanya ojek online dan internet of things. Guru Besar Universitas Terbuka itu menyebutkan bahwa mahasiswa sekarang bisa belajar sambil bekerja dengan adanya teknologi namun dalam proses belajarnya tidak berjalan sendiri melainkan berkelompok. Menurutnya sistem pembelajaran daring mempunyai enam prinsip yaitu open, social, personal, augmented, multirepresented dan mobile. Untuk itu mahasiswa diminta memanfaatkan digital library UNY semaksimal mungkin. Dengan kekayaan fasilitas yang ada maka mahasiswa bisa belajar dimanapun dan dosen hanya sebagai sumber belajar. Paulina Pannen berpesan pada para mahasiswa agar memiliki karakter unggul yaitu tangguh, cerdas, jujur, peduli, kuasai teknologi, menjadi masyarakat masa depan serta kreatif dan inovatif.

   Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengatakan bahwa kegiatan ini untuk menyambut mahasiswa agar bisa belajar dengan baik dengan memanfaatkan sarana teknologi informasi untuk mencari ilmu dan kebajikannya. “Revolusi industri merupakan lanjutan era komputer yang diteruskan pada era digital” kata Sutrisna Wibawa. Rektor berharap agar para mahasiswa UNY bersemangat, berkomitmen serta berkemauan untuk memanfaatkan sarana yang ada. Dijelaskan pula bahwa sitim informasi di UNY semua sudah berbasis daring seperti pendaftaran, KRS dan nilai hasil studi. Hal ini merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran dan manajemen kampus. Ketua panitia kegiatan Siswanto mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung di GOR UNY belum lama ini diikuti oleh 5.671 orang mahasiswa baru angkatan 2018 yang terdiri dari 5.109 orang mahasiswa S1 dan 562 orang mahasiswa D3. “Setelah pembekalan juga ada penugasan serta praktek” kata Siswanto. Penugasan daring dilakukan (24/8) hingga (2/9) sedangkan praktetk dan ujian diadakan pada bulan September tiap Sabtu dan Minggu. “Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pembekalan teknologi dan informasi pada mahasiswa baru” tutup Siswanto. (Dedy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku Teknik Reparasi dan Perawatan Sepeda Motor